Disolusi Efisiensi (Dissolution Efficiency/DE)
Disolusi merupakan proses melarutnya zat aktif dari bentuk sediaan padat (tablet, kapsul, granul) ke dalam medium pelarut pada kondisi tertentu. Uji disolusi dilakukan sesuai pedoman farmakope seperti Farmakope Indonesia atau United States Pharmacopeia untuk menjamin mutu dan konsistensi produk.
![]() |
| Sumber: quantumbioenergi.com |
CARA UJI DISOLUSI DAN PERHITUNGAN CEK!!!
Disolusi Efisiensi (DE) adalah parameter kuantitatif yang menggambarkan kinerja pelepasan obat dengan mempertimbangkan seluruh profil disolusi dalam rentang waktu tertentu. DE didefinisikan sebagai luas area di bawah kurva (AUC) persen obat terdisolusi terhadap waktu, dibandingkan dengan luas area persegi panjang yang menggambarkan pelepasan 100% pada waktu yang sama.
Secara matematis:
Keterangan:
-
= persen obat terdisolusi pada waktu t
-
= 100% obat terdisolusi
-
= waktu pengamatan
Nilai DE dinyatakan dalam persen. Semakin besar nilai DE, semakin cepat dan efisien pelepasan obat. Parameter ini sering digunakan dalam penelitian formulasi (misalnya pada teknik kokristalisasi atau perubahan ukuran partikel) karena lebih sensitif dibandingkan hanya membandingkan satu titik waktu disolusi.
Nilai Slope pada Profil Disolusi
Nilai slope adalah kemiringan kurva pada grafik hubungan antara persen obat terdisolusi terhadap waktu. Slope mencerminkan laju disolusi pada interval waktu tertentu, khususnya pada fase awal pelepasan obat.
Secara sederhana, slope dapat dihitung dengan:
Keterangan:
-
= perubahan persen terdisolusi
-
= perubahan waktu
Semakin besar nilai slope, semakin cepat laju pelepasan obat pada periode tersebut. Dalam analisis kinetika, slope juga dapat diperoleh dari persamaan regresi linier (misalnya model orde nol, orde satu, atau Higuchi). Nilai ini penting untuk memahami mekanisme pelepasan obat, apakah dikendalikan oleh difusi, erosi matriks, atau kombinasi keduanya.
Perbedaan dan Hubungan DE dan Slope
💥DE menggambarkan total kinerja pelepasan selama periode tertentu (area di bawah kurva).
💥Slope menggambarkan kecepatan pelepasan pada waktu tertentu (kemiringan kurva).
Keduanya sering digunakan bersama dalam penelitian pengembangan sediaan untuk mengevaluasi peningkatan laju dan efisiensi disolusi, terutama pada obat dengan kelarutan rendah.



0 Komentar